SINCE 1967
PUSAT : Jl. Imam Bonjol Atas 24 Batu 65314 Malang, Indonesia - Email : sekpuskyokushinkai@yahoo.com
PESAN PERGURUAN:

MENU
Silahkan click pada tombol menu yang diinginkan:

pesan perguruan
article
event
curriculum
organization
forki
karate coach
black belt
merchandise
guest book
forum






SUSUNAN REDAKSI :

PELINDUNG :
Pimpinan Pusat

WEB DEVELOPMENT :
Setiabudi Laratsemi
(setiabudi@kyokushin.or.id)

REDAKTUR PELAKSANA :
Setiabudi Laratsemi

Yunita Wijaya
(fr_yuni@yahoo.com)

Alex Tanaya
(talex1202@yahoo.com)

KONTRIBUTOR TETAP :
Pengurus Pusat, Pengurus Daerah dan Pengurus Cabang


Email Pusat :
sekpuskyokushinkai@yahoo.com

HUT Perak 25 tahun perguruan di Batu, berfoto bersama warga DKI, Senpei N. Hartono, Senpei Emilia Bassar, Shihan Nardi (Alm), Sensei George Rudy dan Sensei Setiabudi.

Sensei Setiabudi melakukan tendangan Tobi YokoGeri di atas air pada Gashuku DIY di Parangtritis tahun 1989.

PESAN PERGURUAN


SURAT KETUA UMUM
Tentang perbuatan tidak terpuji beberapa Senior ex Pengda DKI & Banten
(tidak sesuai Jiwa Budo)

Oss,
Pada awal bulan September 2012 lalu sebelum pelaksanaan Rakernas 23 September 2012, telah terjadi sebuah peristiwa, yaitu keluarnya beberapa senior Perguruan bahkan beberapa orang dari mereka duduk dalam Pengurus Pusat Perguruan. Mereka keluar dan membuat pembenaran terhadap diri mereka sendiri, serta menghasut dan memaksa beberapa Warga untuk bergabung dengan mereka.

Melalui surat yang telah diedarkan pada tanggal 11 September 2012, kepada seluruh Pengurus Pusat, Pimpinan Daerah, Ketua Bidang Pembinaan Daerah, Pembina Cabang dan Manager Cabang, telah dijelaskan peristiwa dan apa yang melatarbelakangi perbuatan mereka (terlampir). Mulai dari penghapusan Pimpinan Pusat dan AD ART yang dibuat oleh Shihan Nardi, memindahkan Honbu Dojo ke DKI, tuduhan Pengurus yang tidak menjalankan Visi dan Misi Perguruan, afiliasi dengan IKO Sosai, dan sebagainya.

Kondisi Perguruan saat ini setelah wafatnya Shihan Nardi, Pimpinan Pusat melalui Kepengurusannya telah menjalankan VISI dan MISI Perguruan yang dituangkan dalam AD ART Perguruan yang dibuat sendiri oleh Shihan Nardi sebagai Pendiri Perguruan. Penulisan BUSHIDO ditekankan oleh Shihan Nardi dengan Penulisan huruf capital, menunjukkan bagaimana Pentingnya dan Jiwa serta Roh dari Karate secara umum dan khususnya Pembinaan Mental Karate. Juga seperti dalam surat Sosai yang ditujukan kepada Shihan Nardi, bagaimana juga ditekankan bahwa Penghianatan seorang Murid kepada Gurunya/ Perguruannya adalah suatu tindakan yang tidak terpuji karena berlawanan dengan inti dari Jiwa BUSHIDO itu sendiri.

Dengan dimuatnya/ ditulisnya Pasal 6 dan Pasal 7 Anggaran Dasar Perguruan secara lengkap yang ditulis sendiri oleh Shihan Nardi, maka diharapkan semua Warga mengetahui dengan jelas apa sebenarnya Visi dan Misi yang Shihan Nardi Amanatkan kepada kita semua. Selain itu Shihan Nardi juga mengamanatkan : "... Kami susun AD ART ini sebagai landasan dan batasan untuk tetap utuhnya Perguruan ini."

Oss,

Ketua Umum Perguruan
Bambang Irwanto



AD ART PERGURUAN
BAB II VISI DAN MISI

Pasal 6

1. Mengintegrasikan Pemuda-Pemudi Indonesia dengan rasa Persatuan dan Kesatuan Nasional yang Internasional.
2. Mengembangkan Pembinaan Mental Spiritual Generasi Muda menuju Manusia Indonesia Berkepribadian dan Berakhlak.
3. Mengembangkan Seni Beladiri Karate khususnya Kyokushinkai Karate dengan semangat berlandaskan BUSHIDO.
4. Melatih dan memberikan kesegaran Jasmani - Rohani menuju generasi sehat lahir batin

Pasal 7
1. Menyebarkan Kyokushinkai Karate secara ilmiah konseptional dengan menyesuaikan perkembangan dan kemajuan jaman.
2. Membina Phisik dan Mental secara berimbang. Membina dan mempersiapkan Kader Perguruan demi pembembangan yang berkesinambungan.
3. Mempersiapkan sarana dan prasarana sebaik mungkin sesuai kemampuan.
4. Memupuk persaudaraan dan saling pengertian berdasarkan rasa saling harga menghargai dan hormat menghormati antara sesama anggota FORKI dan Organisasi Beladiri lain dan Masyarakat luas untuk menjunjung nama baik Karate umumnya dan Kyokushinkai Karate khususnya.
5. Mengadakan hubungan dan bahkan affiliasi apabila perlu dengan Organisasi Karate di Luar negeri yang dinilai bisa memberikan nilai tambah dan wawasan yang lebih baik, khususnya bidang Tehnik dan Pertandingan.
6. Menyelenggarakan kegiatan sosial terbuka untuk mengintegrasikan dan mensosialisasikan nama Karate di tengah masyarakat luas.

SURAT KETUA UMUM
Per 11 September 2012

Kepada :
Yth. Seluruh Pengurus Pusat
Seluruh Pimpinan Daerah
Seluruh Ketua Bidang Pembinaan Daerah
Pembina Cabang
Manager Cabang
Di Tempat

Oshi Shinobu,

Salam sejahtera, semoga kita sehat wal'afiat dan dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa serta tetap dalam ikatan kekeluargaan perguruan.
Pada kesempatan yang baik ini, saya ingin memberikan keterangan sehubungan dengan berita-berita terakhir ini yang meresahkan kita semua.
Perlu diketahui bahwa ada beberapa senior kita termasuk yang masih duduk dalam pengurus pusat mengumpulkan acara di Jakarta dengan acara "Halal Bihalal" ternyata di acara tersebut hanya diisi dengan "Pendeklarasian" perguruan yang baru didirikan dan mengajak warga untuk mengikutinya.

Alasan yang dipakai untuk memisahkan diri dari perguruan yang telah 45 tahun dirintis oleh Almarhum Shihan Nardi T. Nirwanto SA yang juga guru mereka sendiri adalah keinginan untuk merubah aturan-aturan perguruan yang telah ada dan menghapuskan Pimpinan Pusat dengan aturan-aturan yang telah mereka susun sendiri, bahkan yang luar biasa mereka minta agar AD/ ART Perguruan dibuang saja bersamaan dengan wafatnya Shihan Nardi T. Nirwanto SA. Selain itu mereka juga berniat memindahkan Honbu Dojo atau Pusat Perguruan kita yang sejak awal mulainya perguruan didirikan di Batu - Malang, untuk dipindahkan ke DKI Jakarta dengan alasan sebagai Ibu Kota Negara. Hal ini yang sangat disayangkan, sungguh, Apakah mereka tidak menyadari darimana mereka mendapatkan ilmu karate khususnya Kyokushinkai sehingga mereka bisa seperti sekarang. Sungguh sangat ironis!!

Alasan lain adalah usul dan masukan yang tidak diterima, padahal ada diantara mereka yang juga sebagai pengurus pusat, dimana semua dapat disampaikan dan dibicarakannya sudah disediakan tempatnya yaitu "RAKERNAS" yang akan diadakan tanggal 23 September 2012 di Honbu Dojo-Batu. Itulah fungsi RAKERNAS, silahkan dikeluarkan oleh peserta untuk memaparkan hasil kerja, rencana kerja, usul, saran dan idenya. Tetapi adalah lucu kalau justru ini dibuat alasan, usulan saja belum disampaikan kok katanya sudah ditolak.

Adalah sangat disayangkan bila pengurus daerah baik Pimda atau Kabid Pembina beserta jajaran tidak bisa mengerti aspirasi mereka yang dapat menjadikan ketidak puasan warga. Karena itu, pengurus daerah haruslah bekerja mewakili pengurus pusat secara maksimal agar daerah dapat berjalan lebih baik. Adalah sangat tidak tepat dan tidak jujur bila mereka mendirikan perguruan baru yang ternyata sudah disiapkan jauh-jauh hari (terencana) tetapi masih mangatakan sebagai warga perguruan Pembinaan Mental Karate Kyokushinkai Karate-Do Indonesia. Apakah salah kalau mereka kita sebut sebagai "Musuh dalam Selimut yang melakukan Tindakan Tidak Terpuji"

Apakah menghasut warga yang tidak tahu ujung permasalahannya dan mengajak warga masuk dalam perguruan mereka. "Ksatria" kah mereka? Mempunyai jiwa bushido kah mereka? Yang mereka yakini selama ini atau sudah lunturkah jiwa-jiwa bushido nya karena demi nafsu kekuasaan dan pencitraan diri? Sungguh, sangat disayangkan rasanya sudah tidak cocok lagi kesenioritasan memang, saat dihadapkan dengan nafsu kuasa dan pencitraan diri.

Keluar dari perguruan tidak ada larangan, lalu kemudian mendirikan perguruan baru juga sah-sah saja dalam alam demokrasi. Tapi kalau mendirikan perguruan semasa menjadi warga perguruan dan mempengaruhinya ini yang luar biasa!! Apakah takut perguruannya tidak laku dan tidak ada warganya. Kalau mereka hebat dan mampu, harusnya tidak melakukan seperti yang sekarang ini.

Mundur dari perguruan, membuat rencana yang matang kalau berani dan kalau perlu menolak warga yang dari perguruan kita, bukan malahan mengajaknya. Tunjukkan dulu prestasinya, baru terima semua orang, sangat disayangkan kalau warga perguruan kita ditarik-tarik, dipengaruhi ternyata perguruan tersebut tidak jalan, kasihan warga yang tidak tahu apa-apa menjadi korban. Ini namanya mau makan nangka tapi tidak mau mengupas dan berlepotan dengan getahnya. Kalau toh mereka hebat dengan perguruan barunya yang dikelola sesuai dengan aturan mereka dan ternyata bagus, maka secara otomatis perguruannya akan disenangi masyarakat, ini kan alami saja. Dan tentu hasilnya akan semakin lebih baik dan warganya akan jauh lebih loyal daripada warga "cabutan" Kepengurusan yang berjalan belum genap 3 tahun masih banyak kekurangannya, dan perlu diperbaiki sana sini, jadi kalau ada kekurangan adalah wajar dan perlu kita perbaiki bersama bukan malahan di acak-acak perguruan kita ini.

Harap saya yang kebetulan diserahi sebagai Ketua Umum pada periode sekarang adalah baik pengurus pusat dan daerah serta cabang tetap dalam kebersamaan dan mempertahankan serta mengembangkan perguruan yang kita cintai bersama yang telah didirikan oleh Shihan Nardi T. Nirwanto SA dengan susah payah. Bila ada hal-hal yang ingin disampaikan maka dapat disampaikan di Rakernas tanggal 23 September 2012 melalui Pimda & Kabid Masing-masing daerah.

Akhir Kata,
Kepada semua pengurus pusat, daerah dan cabang serta warga perguruan yang saya cintai, mari kita bergandengan tangan, bersama, bersatu padu, mempertahankan perguruan yang kita cintai bersama ini dari tangan-tangan yang penuh nafsu kekuasaan, keangkara murkaan dan kemunafikan, agar apa yang menjadi cita-cita perguruan yang sudah dicanangkan oleh pendiri perguruan ini yaitu Almarhum Shihan Nardi T. Nirwanto SA yang sekaligus tidak bisa dipungkiri adalah bapak pendiri Kyokushinkai di Indonesia ini.

Salam hangat saya untuk semuanya, semoga kita tetap dalam kebersamaan dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas segala partisipasi, kebersamaan, bantuan dan kerjasama yang telah diberikan, semoga hal ini akan tetap bertahan dan bahkan kita tingkatkan di masa yang akan datang.

Sekali lagi terima kasih.
Kita Jumpa Di Honbu Dojo - Batu
Peringatan 1000 hari wafatnya Shihan Nardi T. Nirwanto SA
Tanggal 22 September 2012
Dan
Rakernas tanggal 23 September 2012
Honbu Dojo - Batu.

Surabaya, 11 September 2012

Oshi Shinobu,
ttd

Bambang Irwanto
Ketua Umum

Perguruan memberikan TANDA JASA yaitu:
  • THE ORDER OF MERIT
  • THE SUPREME ORDER OF COMPANIONS
yang mulai HUT Ke 39 Perguruan tiap - tiap HUT Perguruan akan menganugerahkan Tanda - tanda Penghargaan Tertinggi ini pada yang layak menerimanya dinilai dari kelebihan masing masing dipandang dari sudut Perguruan.

Nama Penerima :
THE ORDER OF MERIT TANDA JASA UTAMA
HUT PERGURUAN KE-39
  • BAPAK JENDERAL T.N.I. (PUR) WIDJOJO SOEJONO JAKARTA (KETUA UMUM PB FORKI PERTAMA)
  • IBU ISTINING HARI SURIANTO BATU
  • Drs.TJANDRA SRIDJAJA P.,Apt,MBA SURABAYA
  • Drs.HARTANTO CHANDRADJAJA,MSi SURABAYA
HUT PERGURUAN KE-40
  • BAMBANG IRWANTO - SURABAYA
THE SUPREME ORDER OF COMPANIONS - TANDA PERKERABATAN UTAMA
HUT PERGURUAN KE-39
  • BAPAK WIDJOJO SOEJONO
  • Ir.ACHMAD YULIANTO YOGYAKARTA
  • Drs.HANANTO PRASETYO,SH PURWOKERTO
  • YASIN HARIYANTO TEGAL
  • YUNUS HARIYANTO SURABAYA
  • Ir.GUNAWAN WIRUTOMO BONTANG,KALTIM
  • ENTJE D.NATAN,STh. SURABAYA
  • R.M. DANIAL PALEMBANG
  • MARKAM MAKSUM YOGYAKARTA
HUT PERGURUAN KE-40
  • ALEX SUANTORO H. - SURABAYA
  • NURSODO - BONTANG, KALIMANTAN TIMUR
  • HARI KANDOU - SIDOARJO
  • THIO KHEK LING - MALANG
HUT PERGURUAN KE-42
  • Dr. Ir. FIRMANSYAH, MSc. - BANDUNG
  • GUNAWAN SUDANTO - SURABAYA
  • RUDY HARTONO - MALANG



Google


SAMBUTAN PIMPINAN PUSAT PADA RAKERNAS, 23 SEPTEMBER 2012
>>>selengkapnya...

SURAT KETUA UMUM Hal : SK NO. 032/PMK/KPTS/VI/08 tentang Penyebutan Nama Perguruan
>>>selengkapnya...

SURAT KETUA UMUM Tentang perbuatan tidak terpuji beberapa Senior ex Pengda DKI & Banten (tidak sesuai Jiwa Budo)
>>>selengkapnya...

SURAT KETUA UMUM Hal : Pesan Akhir Tahun 2012 & Awal Tahun 2013
>>>selengkapnya...


Kedua logo perguruan terdaftar pada HAKI No.J00-01-19127 dan HAKI No.J00-01-19128. Dikelola oleh Pengurus Pusat Perguruan, dan didukung langsung oleh Pimpinan Pusat Perguruan. Tampilan terbaik pada resolusi 1024 x 768.